emhaes-wwwemhaescom.blogspot.com/

Senin, 16 Maret 2015

Kepepet Itu Penting

Kepepet Itu Penting Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Saya percaya, sampai derajat tertentu, 8 dari 10 orang bisa menulis artikel atau buku. Sebab menulis artikel dan 1-2 buku dengan ketebalan 100-an halaman tidaklah memerlukan kecerdasan ekstra. kecerdasan orang biasa seperti saya sudah lebih dari cukup.

Mengapa saya percaya demikian? Ada beberapa alasan. Yang paling mudah disebut adalah dengan mengamati kawan-kawan yang bekerja sebagai wartawan. Sebagian yang saya kenal, saya anggap tidak terlalu cerdas. Sebagian lagi bahkan membuat saya berpikir betapa mudahnya menjadi wartawan kalau kualifikasinya seperti dia-dia itu. Kenyataannya, entah cerdas atau tidak, wartawan bisa menulis setiap hari. Sekali lagi: setiap hari. Karena apa? Karena tenggat waktu (dead-line) alias kepepet.

Alasan kedua datang dari pengamatan di kampus. Sejumlah kawan yang tulisannya saya anggap luar biasa membingungkan, eh ternyata mampu menyelesaikan skripsinya dengan baik. Entah cerdas, setengah cerdas, atau tidak cerdas sama sekali, banyak kawan saya yang sukses menulis skripsi tanpa menjiplak. Karena apa? Dugaan saya juga karena kepepet, terdesak batas waktu.

Bayangkan, kalau dengan menulis sebuah artikel, atau menulis sebuah buku saku, orang yang paling Anda cintai akan diijinkan hidup; sementara kalau tidak menulis mereka akan dihukum mati; maka bisakah Anda menyelesaikan tulisan yang diminta?

Dalam menulis, perasaan kepe
... baca selengkapnya di Kepepet Itu Penting Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 14 Maret 2015

Sepatu Sang Raja

Sepatu Sang Raja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang raja berjalan kaki melihat-lihat keadaan ibu kota. Di jalan depan istana, kakinya terluka karena menginjak batu tajam.

?Jalan di depan istana ini sangat buruk. Aku harus memperbaikinya,? begitu pikirnya.

Maka, Sang Raja segera merumuskan proyek untuk memperbaiki jalan di depan istana itu. Ia ingin jalan itu dilapisi dengan kulit sapi terbaik, agar siapapun yang melewatinya tidak terluka. Persiapan mengumpulkan sapi-sapi di seluruh negeri dilakukan.

Di tengah kesibukan luar biasa itu, seorang pertapa menghadap raja dan berkata, ?Wahai Paduka. Mengapa Paduka mengorbankan sekian banyak kulit sapi untuk melapisi jalan tersebut, padahal yang Paduka perlukan hanya dua potong kulit sapi untuk sepatu yang berfungsi melapisi telapak kaki Paduka??


... baca selengkapnya di Sepatu Sang Raja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 25 Februari 2015

Menjaga Harapan

Menjaga Harapan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“In all things it is better to hope than to despair. – Dalam segala hal, selalu lebih baik jika memiliki harapan daripada putus harapan.” Johan Wolfgang von Goethe.

Ide tulisan ini terinspirasi oleh kisah dua orang pria yang sedang sakit. Keduanya dirawat di dalam ruangan yang sama. Salah satu pasien yang berada di dekat jendela senang menceritakan tentang banyak hal menyenangkan yang ia saksikan di luar jendela. Pasien yang berada di ranjang lain dan hanya dapat berbaring merasa senang dan hidupnya terasa lebih berwarna oleh cerita-cerita tersebut, karena seakan dapat melihat dunia yang indah.

Pasien yang senang bercerita itu tidak lama kemudian meninggal dunia. Lalu pasien yang hanya dapat berbaring itu mendapat kesempatan berbaring di ranjang yang berdekatan dengan jendela, tetapi ia kaget karena di balik jendela itu hanyalah dinding kosong belaka. Iapun mencoba menanyakan hal tersebut. “(Cerita-ceritanya) Itu mungkin hanya ingin membesarkan hati Anda,” jawab salah seorang perawat.

Kisah tersebut menjelaskan betapa pentingnya sebuah harapan bagi kelangsungan hidup seseorang. Tak seorangpun dapat mengelak kebutuhan untuk menjaga harapann
... baca selengkapnya di Menjaga Harapan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 21 Februari 2015

Mimpi

Mimpi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kata orang,kehidupan itu seperti mimpi. Sekejap saja, lalu ia berlalu pergi. Maka, sebagian orang menjalani kehidupannya dalam mimpi—berada di atas lalu jatuh ke bawah lagi, bangkit, lalu naik ke atas lagi.Jika hari ini ia bermimpi berada di selokan, maka keesokan harinya, bangunlah ia di atas tempat tidur sang Raja,ketika ia terbangun dari mimpinya di ranjang, ia menemukan dirinya kembali ke selokan. Begitu terus, rangkaian takdir yang tak pernah putus.

Lalu, mengapa aku tak boleh bermimpi? Apakah, karena mereka takut, aku tidak akan terbangun di tempat tidur sang Raja, namun, di tumpukan kardus sederhana ini? Tapi, setiap orang punya hak untuk bermimpi, karena mimpilah yang membebaskan nurani dari kenyataan yang menghimpit, angan-anganlah yang melepaskan pikiran dari kenyataan yang pahit. Kenyataan yang dihadapi sang pemimpi di selokan tadi.

Tapi, betapa mahalnya harga sebuah mimpi. Setiap kali aku mengucapkan ‘mimpi’, maka hanya akan caci maki yang kudapat. Ya, mimpi yang harusnya membebaskan nurani dari kenyataan yang menghimpit, malah menjadi terhimpit oleh kenyataan itu sendiri. Terlalu banyak bermimpi, kata orang. Tetapi, adakah sebuah batasan untuk mimpi? Jika kita membatasi impian kita hanya untuk mencari benua lain di dunia ini, akankah kita
... baca selengkapnya di Mimpi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 16 Februari 2015

Aku Harus Berusaha

Aku Harus Berusaha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Maudi ayunda itulah nama yang diberikan kedua orangtua ku. aku bukanlah anak yang mampu dalam ekonomi. namun aku mampu dalam berusaha, semangatku menggapai cita-cita sering kali dipatahkan oleh ekonomi. namun, aku berusaha menjadi orang yang selalu berusaha dan berusaha untuk mematahkan ekonomi sehingga tidak ada lagi batasan yang akan mematahkan semangat teman-temanku.

Senja sore aku sangat menikmati sekali mentari terbenam, seringkali aku menangis dan mengatakan: “mentari kau terbit dari ufuk timur dan terbenam pada ufuk barat, kau sendiri namun menyinari, kau sungguh tegar. aku ingin seperti mu, meski aku tak mempunyai apa-apa namun aku ingin sekali menjadi sumber kebahagiaan untuk di sekelilingku”.

Aku takut dengan hidup yang terus-menerus seperti ini, disamping rasa takutku ada kekuatan cinta dari tuhan dan keluargaku sehingga aku menumbuhi rasa semangat yang terus aku tanam dalam diri ini. aku, perempuan namun aku harus tegas pada diriku sendiri. aku tidak boleh memelas, manja dan pasrah dalam hidup, tapi aku harus berusaha…

Seringkali aku menangis: “tuhan, ridhoi aku”

Aku selalu berkata dalam setiap apa yang aku kerjakan.
jika aku melakukan hal yang salah, hatiku akan mencegah, dan aku berfikir. “inilah, jawaban dari doa’a ku agar tuhan meridho’i ku”.

Beberapa tahun kemudian…
... baca selengkapnya di Aku Harus Berusaha Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 06 Februari 2015

MENERBITKAN BUKU SENDIRI, MENGAPA TIDAK?

MENERBITKAN BUKU SENDIRI, MENGAPA TIDAK? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

01 November 2007 – 21:16 (Her Suharyanto)   Diposting oleh: Editor

(Rate: 0 / 0 votes)

“Yang paling menyebalkan di seluruh dunia ini adalah penerbit.” Saya tertawa ngakak membaca kalimat jenaka ini. Saya tertawa ngakak karena di tengah novelnya yang mengalir tiba-tiba saja Andrea Hirata melemparkan metafora tersebut, secara tak terduga.

Pasti penulis muda yang saya kagumi ini punya pengalaman menyebalkan dengan penerbit. Saya tidak tahu apa pengalaman itu, tetapi saya mencoba menduga-duga: jangan-jangan dia harus berurusan dengan editor bawel, orang marketing yang sok tahu, atau terkejut-kejut membaca draf kontrak yang menyebut royalti 8% atau 9%, dan itu pun masih ditambahi dengan komentar super sadis, “Anda kan penulis pemula… Kami belum tahu buku Anda laku atau tidak.”

Mungkin itu sebabnya banyak penulis yang tidak mau repot berurusan dengan penerbit, dan memilih menerbitkan buku sendiri. Ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Di banyak negara praktik self-publishing berkembang cukup pesat. Saya bergabung dengan milis self-publishing yang anggotanya sudah lebih dari 2000 orang. Beberapa milis self-publishing lain yang tidak saya langgani ada yang
... baca selengkapnya di MENERBITKAN BUKU SENDIRI, MENGAPA TIDAK? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 01 Februari 2015

Keseimbangan Hidup

Keseimbangan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.

Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.

"Hai anak muda. Tunggulah di dalam. Masih ada beberapa hal yang harus Bapak selesaikan," seru tuan rumah. Bukannya masuk, si pemuda menghampiri dan bertanya, "Maaf, Pak. Bagaimana Bapak bisa merawat taman yang begitu indah sambil tetap bekerja dan bisa membuat keputusan-keputusan hebat di perusahaan kita?"

Tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaan yang sedang dikerjakan, si bapak menjawab ramah, "Anak muda, mau lihat keindahan yang lain? Kamu boleh kelilingi rumah ini. Tetapi, sambil berkelili
... baca selengkapnya di Keseimbangan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1